Tips Memilih Saham Untuk Kalian Yang Mau Trading!

Pemula yang baru saja pertama kali terjun ke dunia saham memang seringkali dibuat bingung harus memilih saham apa yang kira – kira bagus untuk ditradingkan.

Hal ini sangat wajar karena sebagai pemula mereka pasti belum paham betul mengenai pasar saham. Selain itu, pemula juga pasti pertama kali akan kesulitan memilih saham.

Karena, jumlah saham yang ada di Indonesia terhitung cukup banyak walaupun yang likuid hanya sedikit. Sehingga, pemula terkadang kesulitan jika harus memilih jenis saham yang ingin di tradingkan.

Namun untuk kalian yang ingin trading, di bawah ini kami akan berikan beberapa tips mengenai cara memilih saham untuk trading.

1.Tipe Saham

Tipe Saham

Saham yang likuid cenderung memiliki volume yang tinggi. Volume besar memungkinkanmu bertransaksi saham dengan jumlah lot yang lebih besar tanpa memengaruhi harga secara signifikan.

Karena strategi trading intraday/harian bergantung pada kecepatan dan waktu yang tepat maka dari itu kamu membutuhkan volume yang tinggi. Sehingga kamu bisa keluar-masuk market dengan lebih mudah.

Trader intraday yang jual-beli di hari yang sama membutuhkan pergerakan harga yang signifikan untuk menghasilkan uang. Trader harian bisa memilih saham yang cenderung banyak bergerak.

Saham yang cenderung bergerak 3% atau lebih per hari memiliki pergerakan intraday besar yang konsisten untuk diperdagangkan.

Kamu bisa pilih saham-saham yang sehari-harinya konsisten memiliki nilai beta lebih dari +1. Kamu bisa dapatkan info mengenai beta di situs-situs penyedia informasi saham seperti Yahoo Finance.

Saham-saham dalam sektor yang sedang diuntungkan akan bergerak sesuai dengan kelompoknya. Artinya, ketika indeks atau sektornya bergerak naik, harga masing-masing saham penghuni sektor dan indeks tersebut juga meningkat.

Kamu bisa memilih beberapa saham dalam sektor yang diuntungkan dalam setiap periode. Jika kamu ingin memperdagangkan saham-saham tersebut setiap harinya maka itu adalah pilihan yang baik. Selama sektornya masih baik maka memiliki peluang besar untuk trading.

Membaca berita akan menguntungkanmu, memberikanmu informasi mengenai sektor-sektor mana saja yang sedang diuntungkan. Kamu juga bisa memperhatikan harga acuan dasar untuk sektor-sektor komoditas.

2.Strategi

Strategi

Kamu mungkin telah memilih saham terbaik dalam sektornya, tetapi untuk bisa mendapat keuntungan darinya akan bergantung pada strategi layaknya kamu bermain game di joker123.

Meskipun ada banyak strategi intraday, yang penting adalah tetap berpegang pada pedoman tertentu yang telah ditetapkan. Dengan mencari sinyal trading intraday tertentu, Kamu kemungkinan besar akan berhasil. Berikut strategi trading intraday yang disarankan.

Pasar selalu bergerak dalam gelombang tren, dan itu adalah tugas trader untuk menaiki gelombang tersebut. Selama tren naik, fokuslah untuk mengambil posisi beli. Tren intraday cenderung terbatas.

Kamu  bisa pelajari tentang tren dengan memahami Price Action. Time frame untuk menaiki gelombang tren jangka pendek adalah mulai dari 1 jam (Hourly/1H)  hingga 5 menit (5M).

Garis tren memberikan entri dan strategi yang sederhana dan berguna. Untuk memperjelas kamu bisa tarik garis tren lalu mendapat sinyal masuk dan keluar.

Untuk memilih saham terbaik untuk trading intraday kamu bisa memilih saham-saham yang memiliki korelasi sedang hingga tinggi terhadap IHSG atau indeks sektornya. Cara mencari tahu korelasi saham adalah dengan melihat bobotnya.

Kamu bisa lakukan itu dengan cara membandingkan kapitalisasi saham tertentu terhadap kapitalisasi sektornya. Informasi mengenai bobot sektor sudah disediakan oleh BEI dalam lembar fact sheet index yang bisa diunduh di https://www.idx.co.id/data-pasar/laporan-statistik/fact-sheet-indeks/.

Kemudian kamu bisa membuat daftar saham-saham yang relatif kuat dibandingkan dengan indeks sektornya. Ini menciptakan peluang bagi trader harian, karena saham yang kuat dapat naik 2% saat indeks-nya naik 1%. Ada lebih banyak peluang di saham yang lebih banyak bergerak.

Ketika indeks-nya bergerak lebih tinggi, trader harus membeli saham yang bergerak naik lebih agresif daripada indeks-nya. Ini menarik karena ketika harga acuan dasarnya bergerak mundur, saham yang kuat tidak akan mundur sebanyak itu (atau bahkan mungkin tidak mundur sama sekali).

Ini adalah saham untuk diperdagangkan dalam tren naik karena cenderung mengarahkan pelaku pasar untuk mengangkatnya lebih tinggi sepanjang waktu dan, dengan demikian, memberikan lebih banyak potensi keuntungan.

Jika Kamu akan membeli sesuatu, pilihlah investasi yang memiliki basis pendukung yang kuat.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk trading saham. Semoga bermanfaat.

Tips Memilih Saham Untuk Kalian Yang Mau Trading!
Ditag di: